Monday, April 1, 2013


Uji Deskriptif
Uji deskripsi didesain untuk mengidentifikasi dan mengukur sifat-sifat sensori. Dalam kelompok pengujian ini dimasukkan rating atribut mutu dimana suatu atribut mutu dikategorikan dengan suatu kategori skala (suatu uraian yang menggambarkan intensitas dari suatu atribut mutu) atau dapat juga besarnya suatu atribut mutu diperkirakan berdasarkan salah satu sampel, dengan menggunakan metode skala rasio.
Uji deskriptif merupakan uji yang membutuhkan keahlian khusus dalam penilaiannya karena dalam uji ini panelis harus dapat menjelaskan perbedaan antara produk-produk yang diuji. Untuk melakukan uji ini, dibutuhkan penguji yang terlatih.
Uji deskriptif terdiri atas Uji Pemberian skor atau pemberian skala. Kedua uji ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan skala atau skor yang dihubungkan dengan deskripsi tertentu dari atribut mutu produk. Dalam sistem pemberian skor, angka digunakan untuk menilai intensitas produk dengan susunan meningkat atau menurun.
Uji deskripsi juga bisa disebut profil rasa. Uji ini di gunakan untuk menilai seluruh sifat indrawi bahan yang di uji, terutama yang menentukan mutu bahan tersebut. Uji ini di gunakan untuk mendapatkan gambaran yang uuh tentang karakteristik bahan.maka dari itu uji ini banyak sensory uji yang di nilai. Sifat-sifat tersebut biasanya di pilih yang paling relevan terhadap mutu atau yang paling peka terhadap perubahan komoditi tersebut. Sifat-sifat mutu ini biasanya disebut atribut mutu.
Maka prinsip dari uji ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang utuh tentang karakteristik produk.
Tujuan dari analisa ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang utuh tentang karakteristik produk. Menilai dan menganalisis sensori secara keseluruhan.
panelis yang di libatkan dalam uji deskripsi ini panelis yang memiliki kategori ahli karena harus mampumendeskripsikan sifat uji, intensitas sifat yang di uji, kenampakan dll.
Sample yang di gunakan dalam pengujian ini biasanya semua sample tidak terbatas untuk komoditas tertentu seperti pada uji pembanding ganda.
Cara pengujian
Apabila penyaji telah menyajikansample misal sample A dan panelis disuruh untuk menilai dan emulsikan nilai pada kertas yang di sediakan penyaji. Maka pada uji ini terdiri atas uji pembenaan nilai atau skor. Pada pengujian ini nilai atau skor biasanya di tuangkan pda spiderwarp. Dalam spiderwarp te;ah di beri standar mutu dari tiap atribut mutu, apabila salah satu atribut mutu tidak memenuhi standar mutu maka produk bias di ubah lagi sehingga mencapai standar mutu.

0 comments:

Post a Comment